BERITA

BERITA SMA NEGERI 1 KERTEK

SMA NEGERI 1 KERTEK WONOSBO

SMA NEGERI 1 KERTEK WONOSBO

Mudahkanlah, jangan dipersulit!

Rabu, 27 Desember 2017 05:53

Akses Pendidikan Terus Diperluas

JAKARTA - Memasuki tahun ketiga pemerintahan Kemendikbud terus melakukan perluasan akses pendidikan. Melalui Kartu Indonesia Pintar pemerintah berupaya menyentuh anak tidak mampu untuk sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, perluasan akses pendidikan salah satunya dilakukan dengan memperluas penerima manfaat Program Indonesia Pintar melalui pemberian Kartu Indonesia Pintar. Tidak hanya memberikan kesempatan kepada anak-anak yatim namun juga kepada anak yatim piatu, anak yang tinggal di panti asuhan dan juga peserta didik nonformal.

“Ini adalah upaya perwujudan bahwa negara harus memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan haknya untuk mendapatkan pendidikan,” katanya saat konferensi pers Kilas Balik Kinerja Kemendikbud Tahun 2017 dan Rencana Kerja Tahun 2018 di kantor Kemendikbud.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menjelaskan, kementerian berupaya agar bantuan social bagi anak tidak mampu ini bermanfaat bagi yang membutuhkan. Namun disisi lain juga perlu transparansi dan akuntabilitas. Oleh karena itu kementerian memberi KIP dalam bentuk simpanan pelajar yang dilengkapi dengan kartu ATM. Terobosan ini pun akan mendorong transaksi non tunai dan juga untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tingkat pelajar.

Berdasarkan data pada per tanggal 11 November 2017, pemerintah telah menyalurkan KIP pada jenjang Sekolah Dasar  sebanyak 7.778.963 anak; Sekolah Menengah Pertama sebanyak 3.244.134 anak; Sekolah Menengah Atas sebanyak 1.037.351 anak, dan; jenjang Sekolah Menengah Kejuruan sebanyak 1.436.186 anak.

Muhadjir menjelaskan, sinergi antara pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat dalam melaksanakan program-program prioritas akan memberikan dampak langsung yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya, untuk mendukung program Revitalisasi Pendidikan Kejuruan dan Keterampilan Kemendikbud telah melatih 12.750 guru untuk menjadi guru produktif dan juga merekrut 15.000 guru program keahlian ganda. Selain itu juga Kemendikbud telah bekerjasama dengan delapan kementerian dan 16 dunia usaha dan industry. Sebanyak 3.574 industri telah bekerjasama dengan SMK.

Pengamat Pendidikan UPI Said Hamid Hasan berpendapat, akses pendidikan faktanya masih belum baik dan tingkat drop out juga masih tinggi. Said melihat, kebijakan pendidikan pemerintah belum jelas arah dan programnya sehingga masyarakat selalu diberi issue kontroversial yang menghabiskan banyak waktu, pikiran dan energi. ‘’Hal ini menunjukkan kebijakan pendidikan yang hit and run,’’ katanya.

Menurut dia, kebijakan pendidikan belum mampu memenuhi hak warganegara mendapat pendidikan dan tidak diskriminatif. Keadaan ini membahayakan kehidupan bangsa di masa depan sehingga bonus demografi akan menjadi musibah demografi. Konsekuensi lain dari kebijakan yang demikian, pendidikan karakter yang sedang dikembangkan dalam Kurikulum 2013 mengalami truncated atau pemenggalan karena hanya dinikmati oleh sebagian anak bangsa yang mendapat pendidikan dan terdidik di sekolah berkualitas.

Sementara itu, terkait dengan guru pemerintah belum memiliki pemahaman yang jelas antara kualifikasi dan kualitas. Hal ini menyebabkan pemerintah tidak mengakui kualifikasi yang sudah dikeluarkan. Dimana guru yang sudah memiliki kualifikasi/akta dianggap tidak berlaku karena istilah bukan sertifikat dan diperoleh tidak melalui sistem pendidikan baru sehingga terjadi pemborosan dalam jumlah yang sangat besar.

Sementara Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri menyoroti tentang guru honorer K2. Dia menyatakan, guru adalah ujung tombak pendidikan sedangkan pemerintah sudah berulang kali menjanjikan guru honorer K2 untuk diangkat menjadi PNS. “Tetapi faktanya sampai sekarang hanya pemberkasan saja,” sebutnya.(Neneng Zubaidah)

Sumber: https://nasional.sindonews.com/read/1267575/144/akses-pendidikan-terus-diperluas-1513815568

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi printer 3D harus diakui kerap digunakan dalam beberapa tahun belakangan. Hal itu wajar mengingat teknologi ini dapat mendukung beragam kegiatan, termasuk dari sisi pendidikan.

Salah satunya adalah mendorong kemampuan belajar anak-anak dalam menerima pelajaran, seperti yang dilakukan Inspira Academy yang memanfaatkan printer 3D untuk dipakai dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Untuk mendukung kegiatan itu, Inspira Academy membuka Innovation Center terlengkap dan terbesar di Indonesia. Fasilitas ini dapat menjadi tempat para inovator muda belajar dan menyalurkan kreativitasnya.

Tempat ini hadir didukung beragam fasilitas terlengkap, seperti printer 3Dscanner 3D, puluhan robot edukasi, dan makerspace. Kehadiran peralatan tersebut dapat dimanfaatkan pula oleh beragam lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak dan dewasa.

Keberadaan fasilitas ini tak lepas dari dukungan sejumlah produk kelas dunia, seperti Stratasys, Makerbot, EnvisionTec, Shinning3D, Flashforge, Ubtech, dan Abilix.

Kurikulum pembelajaran Inspira Academy juga didukung oleh materi pembelajaran dengan kurikulum yang terstruktur dan menyenangkan. Ada tiga displin ilmu yang dimasukkan dalam kurikulum, yakni 3D, creation robotika, dan Steam.

Tiga displin ilmu itu digabungkan agar dapat menarik dan memacu anak berpikir inovatif. Harapannya, peserta didik dapat membuat karya yang dapat berguna bagi kehidupan di sekitarnya.

Kegiatan di Inspira Academy

"Inspira Academy menyediakan kelas regular dari umur 5 tahun hingga dewasa atau profesional dan akan ada workshop mingguan dengan tema menarik," tutur Operational Manager Inspira Academy Robertus dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (28/11/2017).

Beberapa tema yang kerap diangkat di Inspira Academy adalah mp3 boom boxspinnerjewelry design, termasuk robot driver. Innovation Center sendiri berlokasi di Mall of Indonesia, Jakarta

Lebih lanjut ia menuturkan, respons masyarakat terhadap Inspira Academy terbilang positif. hal itu ditunjukkan dengan jumlah peserta yang mendaftar termasuk latar belakang peserta yang beragam, mulai dari UMKM, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan anak-anak.

"Berinovasi dan berkreasi adalah keharusan untuk anak-anak zaman now dapat bersaing dengan sumber daya manusia dari luar," ujarnya. Ia pun berharap Inspira Academy dapat mendorong pertumbuhan wirausaha baru seperti yang dicanangkan pemerintah.

Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/3178592/inspira-academy-hadirkan-edukasi-3d-printing-pertama-di-indonesia

Liputan6.com, Turki - Unidentify Flying Object (UFO) merupakan benda langit yang keberadaannya masih sering dipertanyakan. Benda yang diduga berasal dari luar angkasa ini dikendarai oleh mahluk yang disebut alien. Meskipun banyak foto dan vidio tentang UFO atau alien, keberadaan mereka masih dipertanyakan.

Karena ingin tahu kebenaran tentang mahluk ini, salah satu universitas di Turki membuka kurikulum terbaru yang mempelajari tentang UFO dan alien.

Universitas Akdeniz di Turki telah membuat penjurusan yang disebut "Ufologi dan Exopolitik" sebagai kurikulum terbarunya. Tujuannya adalah untuk membuat siswa siap memberikan sambutan yang layak kepada UFO dan mahluk luar angkasa.

Persiapan praktis dan diplomasi antar bintang merupakan bagian dari jurusan tersebut. Seperti yang dikatakan Kolbaşi yang dilansir dari Dogan News Agency, para siswa akan belajar tentang dugaan aktivitas alien di Bumi.

Kolbaşi adalah wakil ketua Pusat Penelitian Ilmu Luar Angkasa Sirius UFO yang berbasis di Istanbul. "Kami percaya perwakilan dari dunia (Bumi) dan peradaban luar angkasa akan segera melakukan kontak resmi satu sama lain. Ini akan menjadi perubahan terbesar yang ada di sejarah dunia," kata Kolbaşi.

Sumber: http://citizen6.liputan6.com/read/3180883/diragukan-keberadaannya-ufo-dan-alien-dijadikan-kurikulum

Sabtu, 14 September 2019 01:35

Sejarah Sekolah

                                                                              SEJARAH SINGKAT SMA NEGERI 1 KERTEK

Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Tengah yang terletak di antara 7011” dan 7036” lintang selatan dan 109043” dan 110004” bujur timur terbagi menjadi 15 kecamatan dengan batas wilayah sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Batang, Kendal sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Temanggung, Magelang sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Purworejo, Kebumen dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara.

Kecamatan Kertek sebagai salah satu kecamatan terbesar terletak di sebelah timur kota Wonosobo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Temanggung. Pusat pemerintahan Kecamatan Kertek berjarak 8 km dari ibukota Kabupaten Wonosobo dan 112 km dari ibukota Propinsi Jawa Tengah. Dengan luas wilayah mencapai 6.214.365 ha yang terdiri dari 2 kelurahan dan 19 desa merupakan dataran ringgi dengan ketinggian 875 diatas permukaan laut sehingga seperti daerah lainnya di Kabupaten Wonosobo merupakan daerah pegunungan yang beriklim sejuk.

Dengan jumlah penduduk terbesar kedua sesudah Kecamatan Wonosobo, Kecamatan Kertek membutuhkan sarana prasaran yang memadai. Salah satu sarana yang cukup vital dibutuhkan adalah sarana pendidikan berupa gedung gedung sekolah. Keberadaan sekolah sekolah ini dimaksudkan untuk pemerataan pendidikan pada semua jalur , jenis dan jenjang. Dengan tujuan pemerataan dan kesempatan memperoleh pendidikan ini sejak tahun 1999 telah berdiri SMA Negeri I Kertek.

SMA Negeri I Kertek merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas termuda di Kabupaten Wonosobo pada saat itu. Dan merupakan satu satunya sekolah menengah yang ada di Kecamatan Kertek sampai sekarang. Beberapa saat penting berdirinya SMA Negeri I Kertek dapat disampaikan sebagai berikut :

  • Tanggal 12 Juli 1999 dimulainya penerimaan siswa baru yang pertama kali dan masih bertempat di SMA Negeri I Wonosobo
  • Tanggal 19 Juli 1999 dimulainya hari pertama masuk sekolah bagi siswa baru yang juga merupakan siswa pertama SMA Negeri I Kertek. Pada saat ini terdiri dari 3 rombongan belajar dengan jumlah siswa 120 orang.
  • Tanggal 20 Oktober 1999 telah ditetapkannya penegrian SMA Negeri I Kertek sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan no 291/O/1999
  • Tanggal 6 Maret 2000 mulai dipakainya gedung milik sendiri yang terletak di Desa Bojasari.

Berdasarkan tanggal tanggal tersebut dan hasil rapat antara Dewan Guru, Komite Sekolah, Perwakilan siswa serta tokoh masyarakat maka bertempat di ruang perpustakaan SMA Negeri I Kertek pada tanggal Kamis tanggal 3 Agusutus 2000 telah disepakati hari lahirnya SMA Negeri I Kertek jatuh pada tanggal 20 Oktober. Pemilihan tanggal ini disepakati dengan alasan status sekolah yang telah secara resmi diakui dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menteri Pendidikan.

Dengan usia yang telah mendekati satu dasawarsa, keberadaan SMA Negeri I Kertek telah mengalami pasang surut, tetapi berkat kerjasama yang harmonis antara warga sekolah , komite sekolah dan masyarakat serta tak lupa peran serta pemerintah daerah keberadaan sekolah ini masih tetap bisa berjalalan dengan baik. Kondisi ini terus dipertahankan dengan harapan masih akan terus ditingkatkan.

Hal hal yang dimiliki sebagai modal pengembangan sekolah kearah yang lebih baik antara lain letak sekolah yang tidak jauh dari jalan utama Kecamatan Kertek dan Kabupaten Wonosobo serta merupakan jalur utama penhubung ibukota propinsi dengan daerah selatan propinsi Jawa Tengah menjadikan sekolah ini mudah diakses dan tersedia transportasi yang cukup memadai.

Berada dilokasi yang cukup strategis merupakan salah satu keunggulan dan keuntungan tersendiri bagi sekolah ini, tetapi kondisi wilayah Kecamatan Kertek dan sekitarnya yang merupakan suatu daerah dengan tingkat kenakalan remaja cukup tinggi sangat berpengaruh terhadap faktor internal yang ada di sekolah. Faktor yang ditiimbulkan antara lain kenakalan siswa yang lebih menonjol dibandingkan sekolah lain di Kabupaten Wonosobo. Tetapi dengan peran serta semua warga sekolah kondisi ini berangsur angsur dapat dihilangkan, tetapi jika tidak terus dibina secara serius maka akan dapat muncul lagi.

Peran serta Komite sekolah dan kerjasamanya cukup menonjol di sekolah ini, hubungan yang harmonis ini masih terus dilanjutkan dan dipertahankan. Dengan peranan komite sekolah yang sangat positif ini sangat membantu pelaksanaan program kerja sekolah.

Cari

Pengunjung

2239978
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
5590
2096619
97716
2239978

Your IP: 216.73.216.33
2026-03-15 20:58